1 Kelab Blogger Ben Ashaari

Followers

Thursday, May 7, 2009

APABILA TIKUS MENONGKAH ARUS

TIKUS RUMAH
TIKUS MONDOK

TIKUS JENDOL


TIKUS HITAM





























Cerita tentang 4 ekor tikus yang sangat comel, tikus mondok, tikus jendul, tikus hitam, tikus rumah. tikus-tikus ini aku rasa tikus tentunya berpelajaran kerana dibesarkan di kota metropolitan, ini anggapan aku sahaja tentang tikus. kisahnya bermula, pada satu petang, 4 ekor tikus keluar untuk mencari sesuap rezeki untuk mengalas perut. kesian tikus kota ini, terpaksa mencari suapan untuk dijamah tengah hari. sesampainya tikus di satu tempat yang kelihatannya gah dan megah, di kelilingi hiruk pikuk manusia yang sentiasa ligat mengejar kebendaan tanpa pedulikan kerdilnya tikus-tikus ini, tapi hati tikus ini jiwanya besar, hatinya kental tanpa memandang kiri dan kanan kerana mencari suapan tengah hari.


Perut mereka lapar tetapi tikus-tikus ini tetap menghiburkan hati sambil gelak tawa tanpa memperdulikan gelagat tikus-tikus yang lain. tikus ini hampir lupa bahawa, mereka perlu pulang ke sarang tepat pada masanya, itu janji mereka pada sang raja yang berkuasa. sebenarnya, untuk pengetahuan kalian, tikus-tikus ini di bela oleh sang kucing yang bijaksana. mungkin kalian hairan, mengapa kucing dn tikus boleh bersatu dan tinggal di tempat yang sama. pelik? hairan? tapi semuanya itu boleh berlaku kan!!! ha...ha...


Tragedi berlaku tanpa disangka. selepas tikus sekawan ini menghabiskan masa terluang, mereka ingin kembali ke sarang, sedang rancak berbicara, berguru senda, begelak tawa, tikus mondok ternampak sang kucing bersama dayang-dayangnya, dengan pantas, tikus hitam menolak tikus rumah dan tikus jendul. lintang pukang tikus-tikus ini menyelamatkan diri dari pandangan sang kucing yang bijaksana. sambil ketawa terbahak-bahak tikus-tikus ini menongkah arus titian untuk lari........


Kerana takut pada sang kucing, tikus ini lari bertempiaran tanpa mempedulikan keadaan disekitarnya. sampai termengah-mengah tikus-tikus ini....moralnya..pulanglah ke tempat asalmu wahai tikus-tikus sekalian
















No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudi membaca. komentar anda inspirasi saya